Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Harap Waspada Terhadap Varian Baru Covid-19 Omicron, Ini dia Fakta dan Gejalanya !


INCREINDO - 
Sebelumnya beberapa negara, termasuk Indonesia telah mengumumkan adanya pelonggaran peraturan protokol kesehatan terkait dengan situasi Covid-19 yang telah membaik.

Namun, Indonesia tetap mewaspadai terjadinya lonjakan kasus baru menjelang libur natal dan tahun baru. Walaupun libur natal dan tahun baru ini belum dimulai, tetapi World Health Organization (WHO) telah mengumumkan adanya varian terbaru dari Covid-19, yaitu Omicron, pada Jum'at (26/11) lalu.

Sebenarnya, varian ini pertama kali ditemukan di Afrika Selatan pada Rabu (24/11) silam. Kemudian, WHO pun menyatakan bahwa varian Omicron ini memiliki strain B.1.1.529 yang artinya tergolong dalam varian yang perlu diwaspadai (variants of concern) sama halnya dengan varian Delta, Gamma, Alpha, dan Beta.

Varian ini harus diwaspadai dikarenakan Omicron dicurigai mampu menyebabkan penularan virus yang lebih cepat dibandingkan varian Delta dan berisiko menyebabkan reinfeksi atau infeksi ulang. Maka dari itu, penting untuk mewaspadai berbagai informasi dan fakta dari varian Omicron tersebut yang dapat Sahabat Muslimah simak di bawah ini.

Fakta Varian Covid-19 Omicron

Dilansir dari Hellosehat, varian Omicron dicurigai dapat membuat penularan virus lebih cepat dan berisiko terjadinya infeksi berulang dikarenakan memiliki sekitar 30 kombinasi mutasi dari sejumlah varian Covid-19 sebelumnya, seperti varian C.12, Beta, dan Delta. Namun, kecepatan penularan varian ini masih harus diteliti lebih lanjut.

Varian Omicron ini pun pertama kali dilaporkan di Afrika Selatan, setelah sebelumnya negara ini sempat mengalami gelombang wabah Covid-19 sebanyak tiga kali, yang dimana gelombang terakhir didominasi oleh varian Delta.

Kemudian, beberapa minggu terakhir kasus Covid-19 di Afrika Selatan menjadi meningkat tajam yang sekaligus memunculkan adanya varian baru, yaitu Omicron.

Setelah Afrika Selatan, beberapa negara lainnya juga melaporkan adanya kasus varian baru yang sama, seperti Inggris, Kanada, Hongkong, Australia, Italia, Belgia, dan lain-lain.

Dalam menanggapi varian terbaru Covid-19 ini, Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin melalui konferensi pers di kanal YouTube Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi RI, Minggu (28/11), menegaskan bahwa varian ini belum terdeteksi di Indonesia.

Gejala Varian Covid-19 Omicron

Terkait gejala yang ditimbulkan dari varian Covid-19 Omicron ini, WHO dan para peneliti masih harus melakukan serangkaian penelitian dalam beberapa minggu ke depan.

Selain untuk mengetahui keparahan gejala yang ditimbulkan, penelitian tersebut juga bertujuan untuk memastikan kecepatan penularan virus dari varian Omicron ini. Namun, WHO menjelaskan bahwa berbagai varian Covid-19 tersebut masih ampuh diatasi dengan vaksinasi dan pengobatan yang ada.

Namun, Sahabat Muslimah dapat tetap mewaspadai gejala khas dari kasus-kasus Covid-19 yang ada, antara lain:

● Demam dengan kenaikan suhu tubuh

● Batuk secara terus-menerus selama lebih dari 1 jam atau beberapa kali batuk dalam 24 jam

● Kehilangan kemampuan mencium bau dan merasakan makanan

Itulah beberapa fakta dan gejala yang perlu Sahabat Muslimah ketahui berkaitan dengan varian terbaru Covid-19 Omicron ini. Walaupun varian ini belum terdeteksi di Indonesia, tetapi tetaplah mematuhi protokol kesehatan ya, Sahabat Semua.