Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Syarat Pendaftaran Nikah dan Syarat Pengurusan Perceraian di Pengadilan Agama

Pernikahan adalah sesuatu yang sangat Sakral artinya Pernikahan terjadi antara Pasangan Suami Istri yang di di Nikahkan Langsung oleh Wali Nasab ataupun Wali Hakim yang SAH Menurut Agama dan Negara.


Setiap Pasangan tentunya ingin mendapatkan Suami/Istri yang di inginkan baik dari segi Sifat, Fisik, Materi maupun Agamanya.


Berikut dibawah ini kami jelaskan Syarat Pendaftaran Nikah yang SAH sesuai Peraturan Kementerian Agama RI antara lain :


• Untuk Calon Suami :

1. Fotocopy KTP, KK & Akte Lahir

2. Surat NA (N1-N5) dari Kelurahan atau Desa sesuai Domisili di KTP

3. Surat Keteragan Belum Menikah bagi berstatus JEJAKA

4. Akta Cerai ASLI Untuk yang berstatus DUDA CERAI HIDUP

5. Surat Keterangan Kematian dari Kelurahan atau Desa (N6) bagi berstatus DUDA CERAI MATI

6. Fotocopy Ijazah Terakhir

7. Pas Foto 2x3 = 6 Lembar , 3x4 = 4 Lembar dan 4x6 = 2 Lembar

8.  Surat Rekomendasi Numpang Nikah dari KUA Kecamatan Sesuai Domisili apabila ingin menikah di Luar Kecamatan.


• Untuk Calon Istri :

1. Fotocopy KTP, KK & Akte Lahir

2. Surat NA (N1-N5) dari Kelurahan atau Desa sesuai Domisili di KTP

3. Surat Keteragan Belum Menikah bagi berstatus PERAWAN

4. Akta Cerai ASLI Untuk yang berstatus JANDA CERAI HIDUP

5. Surat Keterangan Kematian dari Kelurahan atau Desa (N6) bagi berstatus JANDA CERAI MATI

6. Fotocopy Ijazah Terakhir

7. Pas Foto 2x3 = 6 Lembar , 3x4 = 4 Lembar dan 4x6 = 2 Lembar

8.  Surat Rekomendasi Numpang Nikah dari KUA Kecamatan Sesuai Domisili apabila ingin menikah di Luar Kecamatan.


Apabila Semua Syarat telah lengkap tinggal Langsung dibawa ke KUA Kecamatan untuk mendaftarkan Pernikahan.


Di KUA Data-Data Anda akan di Verifikasi berikut Langsung di Daftarkan Secara Online di SIMKAH WEB.






SELANJUTNYA DISINI KAMI AKAN MENJELASKAN SYARAT PENDAFTARAN PERCERAIAN DI PENGADILAN AGAMA


• Syarat Pendaftaran Perceraian di Pengadilan Agama :

1. Buku Nikah ASLI

2. KTP & KK / Fotocopy nya

3. Surat Gugatan dari POSBAKUM (LBH/LAWYER)

4. Administrasi Pembayaran


"  Jumlah Biaya di Pengadilan Agama di Hitung berdasarkan Perkara maupun Radius dari Pengadilan Agama  "


Tahapan Sidang Perceraian di Pengadilan Agama yaitu :

1. Pendaftaran

2. Panggilan Sidang Mediasi

3. Sidang Perkara 1

4. Sidang Perkara 2

5. Putusan Hakim

6. Pencetakan Akta Cerai


Perceraian adalah Jalan Terakhir akan tetapi Usahakan Jangan Bercerai karena Keluarga yang UTUH itu adalah Keluarga yang KUAT dalam mengarungi Kehidupan baik dalam Keadaan Susah maupun Senang.


Perceraian tentunya sangat berdampak tidak baik bagi Anak-Anak yang ditinggal baik dari PSIKOLOGI / PSIKIS nya.


Jagalah Keutuhan Rumah Tangga & Jalanilah Kehidupan dengan Bekerja Keras Demi Keluarga berikut Jangan Mengeluh Karena Mengeluh Hanya Membuat Kita Jatuh dalam Keterpurukan.


Tetap Optimis & Maju Kedepan Kearah yang lebih baik.




Semoga Artikel ini bermanfaat bagi kita semua.